Case Study — WonderPay

Penggunaan uang tunai di jaman sekarang sudah mulai ditinggalkan, banyak orang mulai beralih melakukan pembayaran tanpa uang tunai. selain proses pembayaran yang sangat simpel, beberapa penawaran cashback yang di berikan sangat menarik perhatian. Banyak produk aplikasi pembayaran tanpa uang tunai muncul di permukaan, mencoba memaksimalkan pengalaman pembayaran tanpa uang tunai.


Latar Belakang

WonderPay adalah sebuah aplikasi pembayaran tanpa uang tunai, dengan menggunakan WonderPay pengguna dapat melakukan pembayaran secara langsung, menerima cashback, melakukan top up dengan mudah, menemukan promo dan menerima struk pembayaran secara langsung hanya dengan menggunakan telepon genggamnya.


Tantangan

Bagaimana menarik perhatian pengguna uang tunai untuk beralih menggunakan pembayaran tanpa uang tunai, memaksimalkan alur/proses pembayaran dan pengisian saldo dengan mudah pada pembayaran tanpa uang tunai?


Penelitian

Saya melakukan penelitian kepada teman teman saya ketika bertemu, yang pertama apa saja hal yang dapat membuat mereka beralih menggunakan pembayaran tanpa uang tunai, yang kedua melakukan topup dengan mudah, dan yang ketiga menyederhanakan alur proses pembayaran. ketiga hal tersebut menjadi fokus saya untuk mendapatkan proses yang efisien dan maksimal dalam kasus ini.


  • Pengguna mengatakan bahwa cashback dan promo adalah pancingan awal yang dapat menarik mereka menggunakan pembayaran tanpa uang tunai, itu membuat saya berpikir bagaimana cara untuk menyederhanakan proses pendaftaran

  • Pada masalah yang kedua saya berfikir untuk meletakkan panduan mengenai penggunaan aplikasi dan panduan melakukan top up agar pengguna lebih dapat mengetahui cara melakukan topup

  • Selanjutnya memindai QRcode untuk melakukan pembayaran. saya berfikir bagaimana caranya proses ini memakan waktu yang singkat, efisien dan tidak muncul masalah.

Persona Pengguna

Alur Pengguna

Menyederhanakan alur pendaftaran agar lebih mudah untuk pengguna, tujuannya memastikan pengguna berada pada halaman beranda dahulu dan setelah itu melanjutkan ke alur berikutnya.


Wireframe

Pada proses ini saya menghabiskan banyak waktu dengan melihat beberapa refrensi yang ada dan menggabungkannya dengan hasil penelitian sebelumnya untuk menemukan solusi yang tepat.


High Fidelity

Proses ini adalah yang sangat menyenangkan menurut saya karena harus memvisualkan semuanya dari proses sebelumnya, scenarionya ini adalah pengguna baru


Pendaftaran, di awal saya berfikir langsung menunjukkan halaman pendaftaran untuk menyederhanakan alur. pengguna mengisi email dan memindai identitas sebelum menuju homepage.



Top Up, Pengguna akan menemukan 2 metode yaitu bank transfer dan merchant, ketika pengguna memilih bank transfer pengguna harus memilih banknya yang diinginkan. Jika pengguna baru maka dia harus melengkapi profile dan mengatur kode keamanan



Melengkapi profile dan mengatur kode keamanan, hingga sampai pada kode unik untuk melakukan top up



Payment, Pengguna harus memindai QRcode yang tersedia di supermarket atau apapun itu setelah memindai berhasil, pengguna akan dapat melihat tombol “minta tagihan”. Setelah itu pengguna dapat meminta tagihan kepada kasir, lalu kasir harus menginput seluruh daftar tagihan yang dimiliki pengguna. ketika proses kasir menginput, pengguna dapat melihat waktu dan tombol “lihat tagihan” yang akan aktif ketika semua tagihan telah selesai di input oleh kasir.



Pengguna akan di berikan daftar tagihannya yang harus dibayar dan dapat membayar semua tagihan tersebut, tentunya harus menginput kode keamanan setelah menekan tombol bayar. Setelah itu pengguna dapat melihat struk hasil dari pembayarannya juga dapat menyimpannya dalam bentuk pdf.


Prototype

Cek prototype, Klik Disini