Malang Adakan Rebranding dan Konsultasi Publik

dokumentasi konsultasi publik di hotel savana malang

Jum at (13/12/2019) kota malang selenggarakan rebranding dan konsultasi public. Dalam agenda ini beberapa stake holder coba dihadirkan, mulai dari pengusaha, komunitas, asosiasi, hingga pelaku dibidang desain dan marketing. Acara yang diadakan di salah satu hotel di malang ini banyak mendapatkan apresiasi positif dari beberapa stake holder.

“kegiatan branding dan konsultasi public hari ini bagus karena setiap kota harus memilik branding nya tetapi juga jangan melupakan ruh dari kota itu sendiri.” Kristiawan sebagai pelaku UKM saat menghadiri acara rebranding dan konsultasi public, jum at (13/12/19)

dokumentasi pemaparan re branding kota malang.

Didalam kegiatan itu tidak hanya dipaparkan tentang bagaimana menjadikan kota malang yang lebih fresh dengan branding baru namun juga berbagai masalah pun diungkapkan untuk melengkapi branding itu sendiri.

“seharusnya branding yang ada ini berdasarkan dari histori kota malang, dan semestinya pemerintah juga bisa memberikan perhatian dengan cara membranding juga olahan kripik, atau setidaknya sebagai buah tangan, atau bisa juga digunakan sebagai logo tentang kripik buah ini” kristiwan sebagai pelaku UKM dibidang pengolahan kripik buah , saat ditemui dalam acara rebranding dan konsultasi public, jum at (13/12/2019 )

Tidak hanya dari pelaku UKM saja sebagai acara yang diadakan untuk public ini juga mendapatkan respons yang baik juga dari komunitas salah satunya adalah IMA(indonesia marketing association) chapter malang. “kegiatan ini sangat positif karena bisa menjadi ajang untuk saling berkonsolidasi dan ikut serta dalam membranding kota malang. Dan untuk branding sendiri sudah cukup namun perlu di maksimalkan lagi “ andini dari komuntias IMA chapter malang (13/12/19)

Pandangan yang disampaikan oleh berbagai stake holder ini melengkapi dokumen kegiatan rebranding dan konsultasi public kota malang. “kita tetap menggunakan positioning malang sebagai kota dengan pusat ekonomi kreatif dengan menggunakan aplikasi yang mungkin juga bisa digunakan untuk seluruh masyarakat di malang guna mesukseskan kegiatan branding itu sendiri, meskipun perlu adanya edukasi dan sosialisas tentang branding itu sendiri” melati (30) saat ditemui di acara rebranding kota malang , jum at (13/12/19)

Acara tersebut menjadi penting karena menentukan bagaimana ke depan branding kota malang agar dapat dikenal oleh khalayak ramai, dan acara tersebut sebagai wadah juga bahwa public perlu memberikan masukan nya untuk branding kota malang sendiri.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *